Haji agus Salim harus jadi teladan
Sekilas tentang tokoh Indonesia yang bernama agus salim, sudah
sepatutnya ketokohan dan keteladanan haji agus salim, perlu disosialisasikan
kepada generasi saat ini dan mendatang, antara lain melalui penerbitan buku.
Tokoh yang mendapat julukan grand old
man. Bukan saja telah ikut berjuang demi kemerdekaan Indonesia, tetapi
mengawal dan mengisi kemerdekaan itu dengan langkah dan sikap-sikap keteladanan
yang luar biasa. Hal itu merupakan pelajaran berharga bagi pemimpin yang ingin
mendedikasikan dirinya bagi masyarakat, bangsa dan Negara ini.
Kecerdasan dan jejak-jejak intelektual agus salim bisa kita
temukan dalam bidang pemikiran islam, pendidikan, social, politik dan diplomasi.
Aktivitas dan kepemimpinan politik selama periode puncak kegemilangan sarekat
islam-partai sarekat islam, bisa menjadi cermin, bagaimana pemimpin dan
mengelola partai besar dengan segala intrik dan perbedaan pandangan yang
menjurus ke konflik. Namun, sejarah mencatat, dia mampu mengatasinya dengan
bijak.
Sayang, tokoh dengan kebesaran dan kehebatan luar biasa ini
belum menjadi kajian yang serius, baik dari sisi biografis maupun pemikirannya.
Sejak penelitian untuk syarat sarjana di FSUI ini selesai 1988, kemudian
diterbitkan oleh sinar harapan pada 1977. hingga dicetak oleh penerbit mata
padi Yogyakarta 2014 ini, belum juga muncul hasil kajian ilmiah dan serius
mengenai sosok dan pemikiran haji agus salim.
Berangkat dari kenyataan itulah, ketika mas ipung dan rekan
dari mata padi mengajukan permohonan penerbitan ulang, akhirnya penulis
mengizinkan. harapan penulis, buku ini bermanfaat dan menjadi jendela untuk
membuka lebih jauh penelitian yang lebih serius dan komperhensif mengenai haji
agus salim. Semoga suatu saat terbit hasil kajian yang lebih mendalam.